Siapa sih yang tidak tau beras merah dan beras putih?terlalu deh kalo ampe ga tau sebab kedua jenis makanan ini merupakan makanan pokok kita sehari hari. namun,yang sering kita temukan dan kita makan yaitu beras putih.mau tau apa manfaat dari beras merah dan putih ??yuk,kita simak bareng bareng ...siapin kedua matamu melek ya hehe..
sebelumnya,seberapa sering kamu konsumsi beras merah ?mungkin bisa dihitung dengan jari. sebagian orang enggan untuk mengkonsumsi dalam sehari hari karena beras putih yang sering kita konsumsi.padahal,begitu besar kandungan manfaatnya untuk nutrisi kesehatan tubuh kita.beras merah,nasinya itu padat dan pera ,sehingga terasa seret ditenggorokan .alasan lain ,karena mungkin dari sisi harga lebih tinggi ketimbang harga beras putih atau sulit didapat mungkin .padahal,sejak dulu beras merah itu lebih bergizi daripada beras putih.sifat beras merah berwarna merah itu berasal dari warna zat asli alami antosianin - juga terdapat di bagian lain tanaman .antosianin mempunyai sifat antioksidan ,anti kanker,antihipertensi dan antihiperglikemik.
Beras merah umumnya merupakan beras tumbuk (pecah kulit) yang dipisahkan
bagian sekamnya saja. Proses ini hanya sedikit merusak kandungan gizi
beras. Sedangkan beras putih umumnya merupakan beras giling atau poles,
yang bersih dari kulit ari dan lembaga.
Bulir beras terdiri dari beberapa lapisan. Paling luar disebut epikarp (sekam), lalu perikarp yang mengandung lapisan kulit ari (aleuron), biji beras (endosperm),
dan lembaga atau mata beras. Kulit ari banyak mengandung asam lemak
esensial, serat, vitamin, dan mineral, serta sering diolah secara
terpisah menjadi tepung rice bran. Endosperm merupakan tempat
pati dan protein beras, yang menentukan pulen-peranya beras. Sedangkan
lembaga sering diolah terpisah menjadi tepung mata beras.
Segelas nasi beras merah tumbuk mengandung 216,45 Kalori, 88% kecukupan harian (daily value
– DV) mineral mangan, 27% DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8% DV asam
amino triptofan, 3,5 gram serat (beras putih mengandung kurang dari 1
gram), dan proteinnya 2-5% lebih tinggi dari beras putih. Selain itu
juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks,
dan vitamin A.
Mangan membantu produksi energi dari protein dan karbohidrat, serta
membantu pembuatan asam lemak yang penting bagi sistem saraf. Magnesium,
selain menguatkan tulang, juga menjadi bagian dari 300 enzim di dalam
tubuh, termasuk enzim yang mengatur penggunaan insulin, yang berperan
dalam penyakit diabetes. Kandungan serat yang tinggi akan mempercepat
masa tinggal sisa makanan dalam usus, sehingga menurunkan risiko kanker
usus. Terlebih, beras merah juga kaya selenium, yang dapat mengurangi
risiko kanker ini. Mengonsumsi minimal 6 porsi beras merah per minggu
sangat baik untuk wanita pascamenopause yang punya problem kolesterol,
tekanan darah tinggi, dan gejala penyakit jantung. order yuk KLIK DISINI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar